Membagikan Masker, Respon Cepat Kelurahan Utan Panjang Terhadap Efek Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kelurahan Utan Panjang mendistribusikan 400 unit masker kepada warga masyarakat dan pengguna jalan di sekitar Pasar Kemayoran serta area kantor kelurahan, Senin, (7/9).

Aksi ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dini terhadap dampak kesehatan akibat memburuknya kualitas udara yang dipicu oleh letusan Gunung Anak Krakatau.


Lurah Utan Panjang Gatra Pratama menjelaskan, inisiatif pembagian masker ini bertujuan untuk melindungi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dari risiko menghirup abu vulkanik. Menurutnya, kondisi udara saat ini sedang tidak baik, sehingga diperlukan perlindungan sederhana namun efektif bagi sistem pernapasan warga.


"Kita distribusikan masker untuk mencegah efek samping dari abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau kemarin lusa. Target kami adalah masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan agar mereka dapat melakukan aktivitas tanpa kendala kesehatan," ujar Gatra pada tim Kominfotik Jakpus.


Gatra menambahkan bahwa pihaknya memanfaatkan stok masker yang masih tersedia di kelurahan untuk penanganan pertama, mengingat harga masker di pasaran cenderung melonjak akibat permintaan tinggi. Distribusi diberikan secara gratis kepada warga setempat, para pengendara, serta masyarakat umum yang melintas di wilayah Kelurahan Utan Panjang.


Respons positif datang dari warga setempat. Kamaludin, seorang warga Kelurahan Utan Panjang, menyatakan apresiasi terhadap langkah kelurahan yang sigap menyediakan masker di tengah kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran. Ia mengakui adanya kekhawatiran terhadap dampak letusan, baik berupa polusi udara maupun potensi bencana sekunder seperti tsunami.


"Pembagian masker ini bagus untuk menjaga-jaga agar debu tidak masuk ke dalam tubuh. Masalahnya kan gunung sedang meletus, polusinya lebih bahaya. Saya juga khawatir karena lokasinya di tengah laut," ungkap Kamaludin.


Kamaludin menceritakan bahwa antusiasme warga untuk mencari masker sangat tinggi hingga menyebabkan stok di beberapa tempat habis dan harganya melambung. "Kemarin pagi abunya cukup banyak. Banyak orang berburu masker sampai kehabisan. Kalau sudah begini, harga pasti naik. Jadi, bantuan dari kelurahan ini sangat membantu," tambahnya.


Menanggapi respons masyarakat, Gatra menyatakan bahwa antusiasme warga cukup tinggi dan banyak yang secara sukarela meminta masker, yang menandakan meningkatnya kesadaran masyarakat akan bahaya paparan abu vulkanik.


"Alhamdulillah, distribusi berjalan lancar karena masyarakat sudah sadar dan mendapat informasi mengenai bahaya abu vulkanik. Ini menjadi bukti bahwa penanganan pertama kami bermanfaat bagi warga," jelasnya.


Selain membagikan masker, Gatra juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terkait gangguan kesehatan akibat polusi udara. Pihak kelurahan akan terus memantau kondisi kualitas udara dan siap mengambil langkah lanjutan jika situasi membutuhkan.



Kominfotik JP/Git

Reporter: Sigit & Editor: Iman
Feature Pak JP Pak JP Pak JP