Kelurahan Petamburan Olah Sisa Sampah Organik Melalui Inovasi Teba

Dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 mengenai Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber, Kelurahan Petamburan membuat inovasi yang disebut Teba (lubang resapan dan pengolahan sampah organik rumah tangga).

Teba merupakan metode pengolahan sisa sampah organik rumah tangga yang dimodifikasi menjadi lubang dimasukkan secara berkala dan diurai secara alami oleh mikroorganisme tanah menjadi pupuk kompos.

Kepala Seksi Pemerintahan (Kasipem) Kelurahan Petamburan Teuku Syauqan mengatakan, upaya pembuatan teba ini baru dilaksanakan beberapa minggu yang lalu melalui musyawarah RW selanjutnya mengintervensi masing-masing RT/RW menyediakan tong komposter berukuran 150 liter berjumlah dua unit di setiap RT.

"Pembuatan teba ini sebesar 2x7 meter dengan kedalaman 2 meter. Jadi nantinya sampah-sampah organik dari setiap blok rusun akan dialihkan ke Teba," kata Teuku di Rusun Petambuaran Blok 5, RW 11, Jalan Administrasi II Petamburan Kecamatan Tanah Abang, Senin (5/10). 

"Sebenarnya selain pembuatan Teba dari RW 11 sempat melakukan studi lapangan di RT 11 RW 07 Gandaria Utara untuk pembuatan kompos melalui mesin komposter yang nantinya mesin tersebut akan mendukung pemilahan serta pengolahan sampah," imbuhnya. 

Untuk menghilangkan bau pada lubang Teba di kemudian hari, Teuku menjelaskan,  dicampurkan Larutan EM4 (Effective Microorganisms 4) serta penutupan terpal.

"Sampah pada lubang Teba itu kemudian di diamkan selama 3 bulan, setalah menjadi kompos lalu akan diangkat. Sampah yang sudah menjadi kompos akan dimanfaatkan untuk penghijauan lingkungan Kelurahan Petamburan selebihnya menjadi nilai bisnis," jelasnya. 

Sementara itu, Sutarno pengurus RT 2 RW 11 mengucapkan terima kasih kepada Kelurahan Petamburan atas pembuatan Teba ini serta berharap mendapatkan mesin komposter sebagai penunjang pilah sampah.

"Kegiatan ini benar-benar luar biasa, saya atas nama warga berterima kasih kepada Kecamatan Tanah Abang khususnya Kelurahan Petamburan yang bekerja keras membimbing kami dan berharap dapat memiliki mesin komposter dikarenakan volume sampahnya sangat besar," pungkasnya. 

Reporter: Rio Cornelianto & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP