Loading
Kelurahan Mangga Dua Selatan merespon cepat aduan warga terkait jembatan penghubung di wilayah RT 11/RW 10, Kamis (27/8).
Langkah rekonstruksi ini dilakukan langsung oleh Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Pusat guna menindaklanjuti aduan warga pada 18 Agustus 2026 atas kondisi fisik jembatan yang sempat jebol dan mengkhawatirkan keselamatan pengguna jalan.
Sekretaris Kelurahan Mangga Dua Selatan Irwandi mengatakan, pembenahan jembatan difokuskan pada rehabilitasi total lantai, penggantian rangka besi siku, wiremesh, pengecoran ulang, hingga pemasangan pegangan pembatas di sisi kiri dan kanan sesuai standar keamanan.
"Jembatan ini merupakan salah satu penghubung yang sangat vital bagi warga karena menghubungkan antara RW 10 dengan RW 01. Saat ini kondisinya sudah hampir sekitar 90 persen penyelesaiannya," ujar Irwandi saat meninjau lokasi.
Sebelum ditangani dinas terkait, tambah Irwandi, jembatan swadaya masyarakat ini sempat menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Yayasan Buddha Tzu Chi. Namun ketiadaan pemeliharaan rutin membuat kondisinya lambat laun mengkhawatirkan. Pihak kelurahan pun mendorong agar jembatan ini nantinya resmi tercatat sebagai aset Bina Marga untuk menjamin pemeliharaan jangka panjang.
Apresiasi atas langkah cepat jajaran pemerintah turut disampaikan oleh Ketua RW 10 Mangga Dua Selatan, Sumari. Ia mengungkapkan bahwa sebelum dilakukan perbaikan permanen, jembatan ini sempat mengalami kerusakan parah hingga jebol dan memaksa warga memutar jauh.
"Terima kasih atas gerak cepat dari Kelurahan Mangga Dua Selatan, khususnya Bu Lurah Ernawati beserta jajaran yang merespon cepat aduan warga. Sebelumnya jembatan ini sempat jebol dan sering diperbaiki secara gotong royong oleh warga dan pengurus RT/RW. Namun karena keterbatasan dana, kerusakan terus berulang," tutur Sumari.
Sumari menambahkan, keberadaan jembatan ini sangat menghemat waktu tempuh warga. Apabila jembatan ini tidak dapat digunakan, mobilitas masyarakat terganggu karena harus memutar jalan alternatif sejauh kurang lebih 200 meter.
"Usai perbaikan ini selesai, saya harap para pengurus RT dan masyarakat sekitar dapat merawat serta menjaga kebersihan jembatan penghubung tersebut agar dapat digunakan secara aman dan berkelanjutan," tutupnya.