Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin. Foto: R Maulana Yusuf
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mengajak pegawai ASN dan PPPK merefleksi diri atau muhasabah sebagai personal dan pelayan publik sehingga dapat melakukan perubahan yang lebih baik daripada tahun sebelumnya.
Demikian dikatakannya saat memimpin apel perdana tahun 2026, di Plaza Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Senin (5/1).
"Saya mengajak seluruh pegawai melakukan evaluasi diri sehingga pada awal tahun 2026, kita telah memiliki tekad untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Arifin menjelaskan, APBD DKI Jakarta tahun 2026 sebesar Rp 81,32 triliun telah ditetapkan. Untuk itu, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat diminta segera melakukan eksekusi terhadap perencanaan program kerja yang telah disusun pada tahun sebelumnya.
"Saya meminta semua program yang telah ditetapkan di dalam DPA, awal tahun 2026 ini sudah dimulai penyusunan rencana kerja," ucapnya.
Tak lupa, Arifin juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Sekretariat Kota (Setko) khususnya camat dan lurah atas hasil penyerapan anggaran 2025 yang mencapai 94,60 persen. Angka ini tertinggi dibandingkan dengan empat wilayah kota dan Kepulauan Seribu.
"Saya mengucapkan terima kasih dan bersyukur kepada seluruh pegawai yang handal sehingga anggaran terserap maksimal," paparnya.
Untuk itu, Arifin berharap kekompakan, kebersamaan, dan sinergitas di lingkungan Kota Jakarta Pusat terus dibangun.
"Saya juga berkomitmen meningkatkan layanan di kantor Walikota Jakarta Pusat dirapikan secara bertahap," tambahnya.