Loading
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi membuka gelaran akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Piala Gubernur Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 secara daring dan luring di tiap kelurahan pada Sabtu (27/6) pagi.
Pembukaan kompetisi pemuliaan Al-Qur’an tahun ini mengukir sejarah baru karena untuk pertama kalinya diselenggarakan secara serentak mulai dari Tingkat Kelurahan di 267 titik seluruh wilayah DKI Jakarta.
Momentum syiar keagamaan ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta ke-499. Selain sebagai ajang unjuk bakat, gelaran ini dirancang menjadi instrumen strategis untuk mempererat tali persaudaraan serta menjaring generasi Qur'ani langsung dari level akar rumput yaitu tingkat kelurahan.
Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Ali Maulana Hakim dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas keberanian dan kehadiran para peserta di tingkat kelurahan.
Ia menegaskan pesan dari Bapak Gubernur DKI Jakarta bahwa esensi utama dari MTQ ini bukanlah sekadar mencari juara, melainkan sebuah proses pembentukan karakter.
"Kompetisi ini bukanlah sekadar urusan mencari siapa yang berhak membawa piala. Di tengah perkembangan teknologi dan modernisasi Jakarta sebagai kota global, keluhuran spiritual adalah benteng dan modal terbesar kita untuk memfilter arus globalisasi, kenapa Bapak Gubernur meminta diadakan sampai di tingkat kelurahan, supaya proses ini langsung bermula dari rumah tangga, sehingga muncul geliat dan motivasi sejak dari tingkat RT dan RW," tegas Ali Maulana.
Sementara itu, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Asminkesra) Sekko Jakarta Pusat Nurhidayat menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan melantunkan ayat suci secara indah, melainkan wadah esensial untuk meneguhkan kecintaan pada kitab suci, memperkokoh nilai spiritual, dan mencetak generasi muda yang berakhlak mulia.
"MTQ Piala Gubernur DKI Jakarta Tahun 2026 ini merupakan momentum penting untuk mempererat persaudaraan di antara warga Jakarta, melalui antusiasme luar biasa dari para peserta, kita menyaksikan Jakarta hadir sebagai miniatur Indonesia yang tumbuh subur dalam harmoni," ucapnya.
Untuk diketahui, di wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat sendiri, antusiasme masyarakat sangat tinggi dengan tercatatnya 384 peserta resmi yang terbagi ke dalam dua kategori utama yaitu Golongan Tilawah Anak-anak sebanyak 228 peserta (113 putra dan 115 putri), dan Golongan Tilawah Umum sebanyak 156 peserta (92 pria dan 64 wanita).