125 Mahasiswa Dapat Bantuan Biaya Pendidikan

Jakarta Pusat, -- 125 Mahasiswa S1 mendapatkan bantuan biaya pendidikan dari Badan amal zakat infaq dan Sadaqoh (Bazis) Jakarta Pusat, sebagai hasil pengumpulan Zis tahun 2015. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede didampingi Ka. Bazis, Nurzen di ruang serbaguna kantor walikota, Rabu (5/10).

 “Alhamdulillah dan bersyukur, biaya pendidikan  ini sangat berarti bagi saya untuk menyelesaikan kuliah,” kata Rima Nur Anggraini, Mahasiswi IISIP Lenteng Agung semester V saat menerima bantuan biaya pendidikan non tunai tahap ke-2 dari Walikota Jakpus.

Mangara minta kepada mahasiswa supaya dapat menolak bujuk rayu dari orang yang tidak bertanggung jawab yang dapat menjerumus kita kejurang kehancuran. “Jika ada orang yang mengajak kejalan yang tidak benar supaya di tolak , ini sangat berbahaya, “ tegasnya.

Lebih lanjut walikota mengatakan biaya pendidikan bagi mahasiswa S1 tahap-2 ini berasal dari pengumpulan Zis tahun 2015 dan dikembalikan lagi kepada masyarakat yang berhak menerima. “ Bantuan ini untuk biaya pendidikan, jangan dibuat untuk berfoya-foya, beli rokok ataupun narkoba.”

Pemberian bantuan Zis untuk biaya pendidikan tahap 2 akan dievaluasi, jika kedapatan mahasiswa menggunakan untuk membelikan barang haram seperti narkoba, maka bantuan tersebut akan dihentikan. “Bantuan biaya pendidikan tahap 3 tidak akan dapat lagi,“ ujar Mangara.

Ka.Bazis Jakarta Pusat, Nurzen menambahkan penyaluran biaya pendidikan merupakan program pendayagunaan ZIS Bazis Jakarta Pusat tahun anggaran 2016. Dari 125 mahasiswa S1 yang menerima bantuan biaya pendidikan merupakan penerima lanjutan dari hasil seleksi 2015.

Untuk tahap 2 Bazis Jakarta Pusat menyalurkan sebesar Rp. 525.000.000,- untuk 125 Mahasiswa S1 menggunakan ATM Bank DKI. Dalam satu tahun per orang mendapatkan sebesar Rp. 4.200.000,-, untuk tahap 2 yang diberikan hari ini masing-masing siswa mendapatkan sebesar Rp. 350.000 X 3 bulan yaitu Rp.1.050.000,-

Sementara realisasi pengumpulan ZIS tahun 2016 s.d awal oktober baru mencapai Rp. 8.692.733.750,- (57,95%) dari target Rp. 15.000.000.000,-. “Saya harapkan hasil pengumpulan ZIS setiap tahun terus meningkat sehingga dana yang disalurkan lebih meningkat lagi bagi mustahik penerima bantuan,” tambah nurzen.

(Day Kominfomas JP)


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait