Asisten Pemerintahan DKI Pasang Batu Pertama Pembangunan Rumah Warga

Jakarta Pusat, -- Asisten Pemerintah DKI Jakarta, Bambang Sugiyono bersama Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede meresmikan peletakan batu pertama pembangunan rumah warga RT 005/012, Kelurahan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (21/12). Pembangunan rumah warga tersebut program bedah rumah yang dibiayai oleh dana Bazis Jakpus.

Dengan piawai, Bambang layaknya tukang batu yang profesional langsung menyusun batu bata bertanda dimulainya pembangunan bedah rumah, milik  seorang  kaum duafa warga RW.005/012.

‘’Alhamdulillah, masih ada  pejabat yang peduli kepada warganya. Saya seorang janda dengan 4 anak  dan 2 orang cucu kehidupan sehari hanya mengandalkan kepada anak. “Saya doakan biar nanti para pejabat yang telah mambantu cepat naik pangkat dan sukses,’’ ucap Maryatun (65).

Program bedah rumah atas dana daris Bazis tersebut, Asisten minta supaya pembangunan rumah ini harus selesai tepat waktu , agar ibu Maryatun bisa secepatnya menempatkan rumahnya. “Insya Allah pak, saya akan usahakan dalam satu bulan rumah sudah selesai,‘’ ucap Sasmita, Direktur PT Karta Jaya Konstruksi.

Bambang mengatakan, banyak warga yang memiliki rumah tidak layak huni. Tengok saja, rumah milik Maryatun, dimana kondisi rumah tersebut sudah tidak layak lagi. Sedangkan bagian dindingnya hanya menempel dinding dari rumah tetangga.

‘’Mudah-mudahan perbaikan rumah yang layak huni dapat bermanfaat, jangan dilihat bagus tidaknya rumah yang akan dibangun, tapi lihat perhatian pemerintah terhadap warganya. Pokoknya, bangunannya kokoh,” kata Bambang mewakili Wagub DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

Menurut Bambang, Gubenur dan Wagub bertekad bagaimana menjadikan warganya bahagia ini, salah satu untuk membahagiakan warga masyarakatnya adalah program bedah rumah ini. Dan ini sesuai dengan Visi Gubernur dan Wagub yaitu maju kotanya bahagia warganya, jelasnya.

Kepala Kantor Bazis Jakarta Pusat, Jamhuri menambahkan pembangunan  rumah milik warga Rw.012. Kel.Duri Pulo, Gambir, menelan biaya sekitar 50 juta rupiah dari dana Bazis hasil ZIS tahun 2016. Bedah rumah yang dibangun diatas tanah seluas 25 meter persegi diperkirakan satu bulan selesai.

Bazis Jakarta Pusat mempunyai program bedah rumah/renovasi tahun 2017 sebanyak 16 rumah, dan ini merupakan usulan dari kecamatan, perkecamatan masing-masing 2 rumah yang akan di perbaiki pada program bedah rumah. Tahun 2018 ada peningkatan, ada 44 rumah yang akan dibedah, jelas Jamhuri.


Kominfotik JP/Day


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait