Pemkot Jakpus Sosialisasi Mekanisme Laporan Keuangan dan Aset

Jakarta Pusat, -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat (Jakpus) melakukan sosialisasi mekanisme laporan keuangan dan aset, Rabu, (22/11).

Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede menegaskan sosialisasi ini sangat penting, apalagi belakangan Laporan Akhir Tahun Pemkot Jakpus belum mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPKD).

"Hari ini para bendahara kelurahan dan kecamatan diundang untuk mengikuti sosialisasi ini agar dapat membuat laporan keuangan dan aset tahun 2017 dengan sebaik-baiknya hingga mendapatkan predikat WTP," ungkapnya.

Menurutnya, guna meningkatkan pengelolaan anggaran belanja yang lebih baik lagi, pihaknya akan memberlakukan mekanisme laporan harian. Dimana, laporan keuangan akan dicatat dan ditutup setiap harinya sehingga, alur perputaran anggaran dapat diketahui pasti.

"Jadi nanti dicatat perhari, setiap harinya berapa dana yang dikelurarkan. Jangan sampai ditunda-tunda, karena dapat mengakibatkan masalah," terangnya.

Pihaknya juga menegaskan, agar para bendahara maupun bagian aset harus bekerja sesuai aturan yang berlaku, tidak boleh melakukan penyimpangan. Apabila ada pihak yang memerintahkan melakukan penyimpangan, harus segera dilawan meskipun pihak tersebut atasan sendiri.

"Saya akan pasang badan, membela kalian apabila atasan kalian menyuruh kalian melakukan penyipangan. Itu harus dilawan demi menegakkan aturan," tegasnya.

 Sementara itu, Kasubdit Perbendaharaan  Suku Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daaerah Jakpus, Muhammad menegaskan sosialisasi mekanisme pembukuan angaran tahunan ini dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan bendahara keuangan dan aset agar lebih meningkat.

Kominfotik JP/Day/NEL


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait