Pemkot Jakpus Terima Kunjungan Komisi B DPRD Kudus

Jakarta Pusat, -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat (Jakpus) menerima Kunjungan Kerja (Kungker) Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus, Jumat (3/1).

Dalam Kungker tersebut, dibahas sejumlah masalah diantaranya pengembangan potensi pariwisata, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), pembangunan infrastruktur, serta sistem birokrasi pemerintahan.

Sekertaris Kota Jakpus Muhammad Iqbal memaparkan, ada beberapa potensi yang ada diwilayah Jakarta Pusat seperti pusat kegiatan pemerintahan dan diplomatic  yang meliputi Istana Negara beserta kantor kementerian, pusat perekonomian, serta potensi wisata. Untuk potensi wisata dan kegiatan perekonomian, Pemkot Jakpus tetap mempertahankan nilai tradisional disamping adanya nilai modern. Seperti pengembangan pusat kuliner  Jalan Sabang  yang juga mampu menarik wisatawan. Serta pengembangan kerajinan masyarakat agar dapat memasarkan produk mereka. 

“Potensi wisata juga kami dukung dengan pembangunan infrastruktur  yang ada, selain itu kami juga mempercepat pembangunan Fasilitas Sosial (Fasos) Fasilitas Umum (Fasum) dari pihak pengembang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Iqbal mengungkapkan, program penataan PKL juga terus dilakukan melalui Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Jakpus dengan menyediakan Lokasi Binaan (Lokbin). Dari program inilah, pemerintah menarik retribusi dari para PKL dengan mengunakan sistem banking.

“Jadi retrebusi dari mereka ini bisa kita masukan ke Pendapatan Asli Daerah (PAD),” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kudus dari Fraksi Partai Nasdem, Muhtamat menerangkan, tujuan pihaknya  beserta 9 orang anggotanya melakukan kunjungan untuk  menambah referensi sekaligus berdiskusi mengenai program peningkatan pariwisata. Sehingga, bahan yang didapatkan dari Kungker ini dapat diterapkan untuk mengembangkan wisata religi yang ada di Kudus.

“Kudus ini kan kota Santri, kami memiliki destinasi wisata religi Menara Sunan Kudus, dan Potensi Alam Sunan Muria. Ini potensial sekali untuk dikembangkan. Maka dari itu semua yang kami peroleh disini akan kami sampaikan ke Dinas terkait untuk memajukan potensi pariwisata di Kudus,” terangnya usai Kungker.

Dari hasil Kungker ini pihaknya telah mendapatkan gambaran potensi yang akan diterapkannya di Kudus, seperti penataan PKL dengan sistem retribusi elektronik.

 

 

Kominfotik JP


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait