Puluhan PMKS di Kebon Melati Terjaring

Jakarta Pusat, -- Puluhan PMKS di Kebon Melati Terjaring

JAKARTA - Puluhan petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kecamatan Tanah Abang dan Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Pusat menjaring puluhan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Mereka diamankan petugas di Jalan Talang Betutu, RW 04, 05, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu siang (13/4).

Kedatangan puluhan petugas membuat sejumlah PMKS kocar - kacir menghindari terjaring petugas. Namun, Satpol PP langsung menjaring para PMKS yang menjadikan taman PB Rama, RW 04 jadi tempat tinggal mereka. Petugas juga memasukkan para PMKS yang terjaring ke mobil Sudinsos Jakarta Pusat untuk dibawa ke panti Kedoya, Jakarta Barat.

PMKS juga sempat memaki-maki petugas yang berusaha membawanya ke panti. Yarti (45) mengatakan dirinya bukalah penjahat yang harus ditangkap layaknya pelaku tindak kriminal. Saya juga punya Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta dan memang Yarti tidak punya tempat tinggal. Dan hanya mengandalkan taman sebagai tempat tinggal dengan beralaskan kardus.

"Ini apa-apaan asal main tangkap. Eh jangan nyeret saya ya, awas aja nyeret," cetus Yarti saat dibawa petugas Sudinsos Jakarta Pusat ke mobil.

Sementara itu, Camat Tanah Abang, Hidayatullah di lokasi mengatakan razia gabungan ini dilakukan karena ada laporan bahwa di lokasi ini banyak PMKS. Seperti yang terjaring saat ini, Hidayatullah mengatakan sekitar puluhan PMKS diangkut, mereka ini bukan warga setempat dan ada juga yang tidak punya KTP DKI.

"Mereka pernah ada yang diangkut petugas. Tapi memang bandel, setelah keluar mereka nginap di sini lagi," tegas Hidayatullah mantan Camat Senen.

Salah satu warga, Wati berterima kasih kepada petugas yang menjaring para PMKS. Alasanya mereka kerap kali tidur di taman, padahal warga sudah pernah mencoba mengusir tapi justru galakan mereka.  Ibu rumah tangga itu meminta kepada camat kalau bisa penertiban seperti ini sering dilakukan.

"Bagus Pak Camatk Kalau bisa kegiatan seperti ini rutin," singkatnya. (Christ, Kominfomas JP)


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait