Siswi SD Jakarta Pusat Diberikan Imunisasi HPV

Jakarta Pusat, -- Sebanyak 55 pelajar Siswi kelas V SD Santa Ursula, di Jalan Pos, Kelurahan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat diberikan vaksin Human Papillon Virus (HPV). Setiap anak berhak mendapatkan pelayanan Imunisasi HPV untuk mencegah kanker serviks pada bulan imunisasi anak sekolah (BIAS),.

“Kanker Serviks yang muncul pada leher rahim disebabkan oleh infeksi HPV yang bisa menular lewat hubungan seksual terjadi  pada perempuan usia reproduksi,” ucap Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede saat membuka pencanangan program Imunisasi HPV di SD Santa Ursula, Selasa (4/10).

Mangara mengatakan, pemberian vaksin tidak perlu menunggu usia dewasa atau setelah menikah, tetapi harus diberikan sejak usia dini, karena saat usia SD kekebalan tubuh anak sedang bagus-bagusnya. Vaksin HPV akan memberikan pencegahan yang sangat bagus.

Program Imunisasi HPV merupakan pertama kali digelar oleh Pemkot Jakpus. Untuk itu, diharapkan kepada Kepala Sekolah, Puskesmas, dan orang tua supaya dapat mensosialisasikan  HPV kepada masyarAkat luas bahwa Imunisasi HPV sangat penting untuk mencegah kanker serviks.

Mangara mengharapkan supaya memanfaatkan program Imuniasi HPV ini sebaiknya-baiknya, karena Imunisasi HPV sangat mahal, sekitar 1.3 juta rupiah, “ Ayo berikan imunisasi sejak dini, agar terhindar dari kanker serviks, mumpung gratis,” ucapnya.

Kepala. Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Yudhita Endah, menjelaskan Pemberian Vaksin  HPV paling baik usia 9-13 tahun karena saat usia tersebut sangat ampuh dalam pencegahan kanker serviks. “Nantinya pelajar Siswi akan diberikan imunisasi dua tahap, tahap pertama diberikan saat mereka duduk dibangku kelas V dan satu tahun kemudian saat mereka duduk kelas VI,” ujarnya.

Dari hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2013 kanker serviks merupakan kanker dengan prevalens paling tinggi di Indonesia dibandingkan kanker lainnya. Pemberian Imunisasi HPV gratis tidak dipungut biaya kerena menggunakan APBN.

Sasaran imunisasi HPV bagi pelajar Siswi kelas V SD sederajat se Jakarta Pusat sebanyak 6.572 siswi berlangsung satu bulan terhitung mulai hari ini. “Target yang harus dicapai dalam pelaksanaan Imunisasi adalah 100 persen siswi di Jakarta Pusat,” tambah Yudhita. (Day Kominfomas JP).


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait