Soal Jalan, Ini Kata Disabilitas dan Komunitas

Subhan, salah satu penguna kursi roda mencurahkan kenyamanan trotoar bagi enyandang disabilitas, di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (4/2). Foto: MG1

Jakarta Pusat, -- Setelah melakukan penyisiran Jalan Kebon Sirih hingga Wahid Hasyim bersama jajaran Pemerintah Kota Jakarta Pusat. Penyandang disabilitas meminta beberapa hal terkait dengan kebutuhan mereka.

Salah satunya, Musli pria tuna netra ini menginginkan blok kuning yang berada di trotoar tidak hanya satu blok tetapi dibuatkan dua blok. Hal ini dilakukan agar para tuna netra lebih nyaman berjalan.

Selain Musli, Subhan, penguna kursi roda meminta agar tanjakan yang menuju zebra cross dibuat datar. Sebab, tanjakan yang ada masih curam sehingga sulit dijangkau para disabilitas.

Berbeda halnya dengan para anggota komunitas, Nouval dari Komunitas Sepatu Roda Monas yang mengaku cukup puas dengan fasilitas umum yang sudah ada. Hanya tanjakan penghubung antara trotoar dan jalan raya dibuat lebih halus.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi menegaskan setelah penyisiran ini seluruh kekurangan akan segera diperbaiki sebelum Jumat (8/2) mendatang.

“Semua evaluasi sudah dicatat masing-masing UKPD yang hadir saat ini, dan akan segera ditindaklanjuti, Jumat kita uji coba dan kita juga akan paparakan dihadapan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan,” tegasnya. (As/Stk)

 

 

Kominfotik JP/NEL 


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait