Atasi Genangan, Plh Wali Kota Berencana Bangun Rumah Pompa di TPU Karet Bivak

Plh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Irwandi meninjau penyedotan genangan air di TPU Karet Bivak. Foto: Zak

Jakarta Pusat, -- Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Administasi Jakarta Pusat Irwandi meninjau penyedotan genangan air yang berada di blok AA 1 TPU Karet Bivak, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (8/2).

Dalam peninjauannya, Irwandi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Pusat Bakwan Ferizan Ginting, Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Mila Ananda serta Sekretaris Kecamatan Tanah Abang Dwiarti Utami.

Irwandi mengatakan, lokasi blok AA 1 memang cukup rendah dibanding blok lainnya yang ada di TPU Karet Bivak ini ditambah kolam olakan yang tidak dapat menampung banyaknya debit air.

“Sejak dini hari tadi hujan cukup deras mengguyur lokasi ini, ditambah pula kolam olakan airnya penuh jadi meluap ke tanah pemakaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut Irwandi menegaskan akan mencari solusi dalam mengatasi genangan air dengan berkoordinasi kepada suku dinas terkait agar tidak menjadi sebuah rutinitas tahunan.

“Kita akan berkoordinasi dengan sudin terkait untuk dicari solusinya agar kejadian ini tidak terulang lagi, mungkin dengan cara kita bangun rumah pompa untuk mengurai genangan air yang sering terjadi di lokasi ini,” katanya.

Sementara itu, Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Pusat Mila Ananda menambahkan, sebanyak 21 unit mobil tangki penyedot air berupa pompa alconnya dengan ritasi 5 sampai 6 rit tiap unitnya dikerahkan.

Selain itu, dibantu Gulkarmat sektor Kecamatan Tanah Abang serta Suku Dinas Sumber Daya Air.

"Penyedotan air ini melibatkan 25 orang personil Satgas Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakpus ditambah 10 personil Satgas Gulkarmat Kecamatan Tanah Abang dengan didukung dua unit kendaraan penyedot Damkar, serta lima petugas SDA,“ ujar Mila.

Ke depan, Mila menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Sudin Sumber Daya Air terkait penyelesaian masalah genangan yang sifatnya permanen.

"Jika ada lahan yang memungkinkan di lokasi TPU Karet Bivak agar dibuatkan kolam retensi atau penempatan pompa statis secara permanen," jelasnya.

Untuk diketahui, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang turun sepanjang Senin subuh hingga hari ini membuat sebagian TPU Karet Bivak tergenang air, berada pada titik paling rendah (cekungan) yaitu di 3 Blad 15, 16 dan 17 dari 107 blad secara keseluruhan. Petak makam yang tergenang sekitar 1.500-an yang kini sebagian sudah berangsur surut. (As)

 

Kominfotik JP/Zak/Day


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait