Masuki Musim Penghujan, 23 Rumah Pompa di Jakpus dalam Kondisi Baik

Rumah Pompa Cideng. Foto: Lik

Jakarta Pusat, -- Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bayu Meghantara meminta seluruh jajaran lebih siap mengantisipasi banjir di musim penghujan. Selain itu, kolaborasi dengan masyarakat dalam penanganan bencana harus mulai dikedepankan. 

"Kita dengar sama-sama bahwa ada fenomena La Nina yang turut berpengaruh pada iklim dan cuaca di Indonesia. Kita harus lebih siap. Lokasi-lokasi genangan yang pernah terjadi tahun lalu harus dijadikan pembelajaran, kita antisipasi lebih awal," tegas Bayu, Selasa (13/10). 

Menanggapi upaya penanggulangan banjir tersebut, Kepala Seksi Pengelolaan Sarana Pengendali Banjir, Air Bersih, dan Air Limbah Sudin SDA Jakarta Pusat, Yusuf Saud Marpaung menegaskan, sebanyak 23 rumah pompa yang ada di Jakarta Pusat saat ini dalam kondisi baik. Pihaknya mengaku siap lantaran 91 pompa yang ada di rumah pompa dapat bekerja maksimal. 

"Ada bantuan penambahan 13 pompa mobile dari unit Alkal untuk menangani genangan. Kita juga akan menambah lima unit pompa dengan beragam kapasitas di empat rumah pompa," katanya.

Saud menuturkan, penambahan dua unit pompa berkapasitas masing-masing 250 lps berada di rumah pompa Mangga Besar 13, penggantian satu unit pompa di rumah pompa Industri dengan kapasitas 1000 lps, penambahan satu unit pompa kapasitas 500 lps di rumah pompa Rajawali dan pergantian satu unit pompa kapasitas 500 lps di rumah pompa Jati Pinggir 2 Petamburan. 

"Target pergantian pompa selesai pada bulan Desember 2020. Saat ini kami selalu standby dan rutin merawat pompa yang ada agar lebih siap mengatasi musim hujan," singkatnya.  (As)


Kominfotik JP/Chr


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait