Omzet Turun, Irwandi Minta Pedagang Warung Cari Siasat

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat me-launching Sahara Dermawan di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Foto: As

Jakarta Pusat, -- Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus), Irwandi meminta para pedagang warung mencari siasat untuk meningkatkan penjualan di masa pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikannya saat me-launching program Sahabat Usaha Rakyat (Sahara) Dermawan yang digagas Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jumat (28/8).

Menurutnya, para pedagang harus bisa mensiasati jenis barang yang perlu dijual di warung, guna menjawab keresahan pedagang akibat rendahnya penjualan barang karena program bantuan sosial.

"Kalau bansos sudah ada beras, yah kita cari barang alternatif lain yang nggak ada di bansos itu, seperti telur atau barang lain. Yang bisa dibeli masyarakat. Jadi memang harus disiasati, jangan gampang menyerah," katanya didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting, Kasudin Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) Jakpus, Bangun Richard, Kasudin Sosial Jakpus, Ngapuli Perangin-Angin.

Selain itu, lanjut Irwandi, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat juga akan melakukan gerakan 'ayo belanja ke warung'.

Gerakan ini menurutnya, dilakukan untuk mengajak warga berbelanja di warung tetangga. Sehingga kedepannya warung dapat bersaing dengan ritel yang ada di lingkungan masyarakat.

"Nanti kita sampaikan melalui lurah-lurah yang ada di Jakpus untuk memberdayakan warung, tapi syaratnya harganya harus kompetitif," jelasnya.

Ia juga berpesan pada para pedagang warung untuk melayani pembeli dengan ramah dan baik. Jangan sampai melayani pembeli dengan sikap yang tidak baik. Bahkan, ia mengusulkan agar dibuat pelatihan cara berdagang yang baik.

Sementara itu, Ketua Umum Inkowapi sekaligus Founder Sahara, Sharmila menerangkan, dalam launching program Sahara Dermawan ini pihaknya memberikan bantuan modal kepada 1000 pedagang di Jakpus, sebesar Rp 2 juta. Modal tersebut digulirkan untuk membantu para pedagang warung yang terdampak pandemi Covid-19.

"Karena PSBB ini, pandemi Covid-19 ini banyak pedangang yang omzetnya turun 60 persen, makanya kami luncurkan program Sahara Dermawan ini untuk membantu para pedagang warung," terangnya. (As)

 

Kominfotik JP/NEL

 


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait