20 Peserta Remaja Ikut Lomba Stand up Jakarta

Jakarta Pusat, -- Sekitar 20 peserta remaja dari berbagai universitas mengikuti lomba stand up Jakarta yang digelar Sekolah Tinggi Manajemen PPM di Grand Indonesia Kaya, Rabu Sore (1/6).

Lomba stand up Jakarta tersebut dibuka Wakil Walikota Jakarta Pusat, Arifin didampingi Ka. Sudin Kominfomas, Boedy Setiawan dan Kabag Kesos, Prasetyo. Pergelaran lomba stand up diadakan dalam rangka memperingati HUT Kota Jakarta ke 489.

Wakil Walikota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh STMPPM yang ikuti para pemuda untuk menyampaikan aspirasinya melalui lomba stand up Jakarta.

Perlu diketahui, di wilayah Jakarta Pusat setiap tahun ada sekitar 150 kali orang melakukan demo, untuk menyampaikan aspirasinya, dari daerah maupun dari Jakarta kalau demo banyak dilakukan di Jakarta Pusat,” jelasnya.

Saat ini Pemerintah Daerah sudah membuka aplikasi Qlue, yang tujuannya untuk keluhan-keluhan warga yang bisa langsung disampaikan melalui aplikasi ini. Apapun bentuk keluhannya akan ditindaklanjuti pada saat itu juga. “Sebagai contoh di lingkungan tempat tinggal Anda banyak sampah belum diangkut atau salurannya mampet, langsung aja photo terus kirim melalui Qlue.  Saat itu juga langsung ditangani,” tandas Arifin.

 “Jadi untuk mengkritik Pemda tidak usah pakai demo, cukup pakai handphone yang ada aplikasi qlue. Tidak usah pakai handpone yang mahal  yang penting ada aplikasi untuk Qlue,” tambah Arifin

Ketua panitia lomba stand up, Adi Aris Setiawan menjelaskan, lomba stand up Jakarta diikuti 20 peserta mulai usia 20 hingga 30 tahun. Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT Kota Jakarta ke 489.

Lomba stand up Jakarta bertujuan untuk mengangkat Jakarta melalui stand up, karena sekarang ini banyak orang menyampaikan aspirasinya dengan anarkis. Diharapkan pemerintah bisa menanggapi hati nurani warga masyarakat melalui stand up comedi, ucapnya.

Sementara ketua Program S1, Eva Hotnaida Saragih menambahkan, dengan melalui lomba stand up Jakarta ini para remaja maupun pemuda dapat belajar lebih baik lagi sehingga bangsa kita dihargai oleh negara lain. (AD Kominfomas JP)


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait