Irwandi: Perencanaan Fisik dan Non Fisik Harus Seimbang

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi, saat membuka Musrenbang Tingkat Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, (5/2). Foto: Lik

Jakarta Pusat, -- Usulan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) harus seimbang antara fisik dan non fisik guna terwujudnya visi dan misi Gubernur DKI Jakarta yaitu, ‘maju kotanya bahagia warganya’.

Hal ini dikemukakan Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi, saat membuka Musrenbang Tingkat Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, (5/2).

“Saya imbau kepada masyarakat agar mengusulkan kegiatan non fisik tidak hanya fisik saja yang diusulkan. Pendidikan anak, sosial, agama, budaya perlu juga diusulkan, karena Musrenbang bukan saja pembangunan fisik, tapi juga untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) kearah yang lebih baik dan ini harus dipadukan,” ujar Irwandi.

Lebih lanjut Irwandi, menambahkan, semua yang diminta oleh masyarakat kita layanani dan diterima. Serta dianggarkan agar masyarakat dapat menikmati pembangunan yang ada di Jakarta Pusat.

Lurah Gunung Sahari Selatan (GSS), Riyanto menerangkan dari hasil Rembug RW  berhasil mengusulkan 61 usulan dengan nilai Rp 7 miliar. Ke 61 usulan ini terdiri dari 39 usulan pembangunan fisik, 15 usulan non fisik dan tujuh usulan non fisik.

“Dari hasil Musrenbang tingkat Kelurahan ke 61 usulan tersebut diteruskan ke Musrenbang Tingkat Kecamatan untuk tahun 2021. Tetapi ada beberapa usulan yang di kerjakan tahun ini seperti pelatihan Supir dan SIM A polos, pelatihan urban farming, peralatan hadroh, dan pelatihan Satpam. Bagi warga yang menginginkan pelatihan tersebut silakan Hubungi UKPD terkait dengan melengkapi persyaratan yang diberlakukan,” papar Riyanto.  (As)

Kominfotik JP/Day


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait