Jumantik di Kelurahan Gondangdia Ditambah

Jakarta Pusat, -- Guna Mencegah Demam Berdarah Degue (DBD)  dikawasan Menteng, Kelurahan Gondangdia, Jakarta Pusat (Jakpus) Juru Pemantau Jentik (Jumantik) diperbanyak.

Hal itu dilakukan Lurah Gondangdia, Hari Ananda. Menurutnya sebelumnya di wilayahnya hanya ada 12 petugas Jumantik. Tahun ini pihaknya menambahkan 26 petugas Jumantik baru, sehingga total ada 38 Jumantik di wilayahnya.

"Tujuan ditambahnya Jumantik ini selain untuk memenuhi kuota dari jumlah RT, juga untuk mempercepat pengecekan jentik nyamuk di kawasan Menteng," terangnya, Rabu (25/4).

Menurutnya, untuk kawasan Menteng yang penduduknya rata-rata memiliki rumah yang besar, idealnya memiliki 1 jumantik di setiap RT. Namun, pihaknya justru kesulitan menemukan warga Menteng yang bersedia menjadi kader Jumantik.

"Jadi solusinya, kita rekrut kader jumantik dari kelurahan lain di wilayah kecamatan Menteng. Dengan begitu kegiatan Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN) di kawasan Menteng bisa berjalan maksimal," jelasnya.

Terkait, keluhan kader Jumantik yang seringkali sulit mendapat akses masuk ke rumah warga, pihaknya menegaskan, telah memerintahkan petugas Jumantik untuk mencatat nomor dan alamat rumah warga tersebut. Kemudian dibuat surat edaran.  

"Kita berikan sanksi sesuai Perda nomor: 6 tahun 2007 tentang pengendalian penyakit DBD, melalui surat edaran itu. yang ancamannya kurungan 2 bulan atau denda 50 juta jika dikediamannya terdapat jentik nyamuk" tandasnya.

Kominfotik JP/NEL


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait